Skip to content

cerita dari afrika

Juni 7, 2011

Suatu malam saya bekerja
keras untuk menolong
seorang ibu di sebuah
Bangsal rumah sakit; tapi
apapun yang kami
lakukan, dia meninggal
dan meninggalkan bayi
premature yang sangat
mungil serta seorang anak
perempuan usia 2 tahun
yang menangis.
Kami mengalami kesulitan
untuk menjaga agar si
bayi tetap hidup, karena
kami tidak punya
incubator ( kami tidak
punya listrik untuk
menyalakan incubator),
kami juga tidak punya
makanan khusus bayi.
Meskipun kami tinggal di
daerah khatulistiwa, di
malam hari seringkali
udara sangat dingin dan
anginnya kencang.
Salah seorang muridku
menaruh bayi itu dalam
box dan membungkus
bayi dengan kain wol.
Yang lain menyalakan api
dan mengisi botol air
panas.
Kemudian muridku yang
mengisi botol air panas
segera kembali dengan
kebingungan sambil
bercerita bahwa saat
mengisi botol itu dan
ternyata meledak (Karet
mudah rusak dalam
kondisi cuaca tropis)
“Dan ini adalah botol air
panas terakhir kita,” dia
berseru.
“Oke,” kataku, “taruh bayi
itu didekat api dalam jarak
yang cukup aman, dan
tidurlah diantara bayi itu
dan pintu untuk
menjaganya dari angin.
Tugasmu adalah menjaga
bayi tetap hangat.”
Siang hari berikutnya,
seperti hari sebelumnya,
Aku pergi berdoa dengan
beberapa anak yatim piatu
yang berkumpul
denganku. Aku berikan
mereka bermacam-
macam saran untuk
mendoakan dan bercerita
pada mereka tentang bayi
mungil itu.
Aku menceritakan
masalah kami soal
menjaga bayi supaya
cukup hangat,
menyebutkan tentang
botol air panas, dan
bagaimana bayi itu bisa
dengan mudah meninggal
bila kedinginan. Saya juga
bercerita pada mereka
tentang saudara
perempuannya yang
berumur 2 tahun, yang
menangis karena ibunya
meninggal.
Selama berdoa, seorang
gadis usia 10 tahun, Ruth,
berdoa dengan doa
singkat seperti anak Afrika
kami.
“Tolong, Tuhan” dia
berdoa, “kirim kan botol
air. Tidak baik besok,
Tuhan, karena bayinya
bisa mati, jadi tolong kirim
sore ini.”
Saat aku menarik napas
dalam hati karena
keberaniannya dalam
berdoa, dia
menambahkan, “Dan saat
Engkau mengirimkan
botol air itu, maukah
Engkau mengirimkan juga
boneka untuk gadis kecil
itu, supaya dia tahu
bahwa Engkau sungguh
mengasihinya?”
Seringkali dalam doa anak-
anak, aku merasa
ditempatkan pada
pusatnya. Dengan
sungguh-sungguh
kukatakan, “Amin”.
Oya aku tahu bahwa
Tuhan dapat melakukan
segalanya, Alkitab
mengatakan demikian.
Tapi pasti ada batasnya,
kan? (pikiran manusia
selalu ingin membatasi
kuasa Tuhan) Dan
menurutku satu-satunya
jalan Tuhan dapat
menjawab doa-doa kami
yaitu jika keluargaku di
Amerika mengirimi
bingkisan.
Namun aku sudah tinggal
selama hampir 4 tahun,
dan tidak pernah, sama
sekali menerima bingkisan
dari rumah. Tapi, bila
sesorang mengirimi ku
bingkisan, siapa yang akan
memberi botol air panas.
Sebab aku tinggal di
daerah Tropis!
Menjelang sore, ketika aku
sedang mengajar di
sekolah pelatihan perawat,
sebuah parcel dikirimkan
dengan mobil didepan
pintu rumahku. Saat aku
sampai di rumah,
mobilnya sudah pergi, tapi
disana, di beranda, ada
dua puluh dua pon parcel
yang sangat besar. Aku
merasa pedih di mataku.
Aku tidak dapat membuka
parsel itu sendirian, jadi
aku meminta ke anak-anak
yatim piatu untuk
membantuku.
Bersama-sama kami
menarik talinya, dengan
hati-hati membuka
simpulnya. Kami melipat
kertasnya, supaya tidak
menyobeknya.
Kegembiraan meningkat.
Sebanyak 30 atau 40
pasang mata melihat ke
dalam kardus tersebut.
Dari atas, aku
mengeluarkan baju
rajutan berwarna cerah.
Mata kami langsung silau
melihatnya. Ada perban
rajutan untuk pasien
kusta, dan anak-anak
mulai terlihat sedikit
bosan. Lalu ada sekotak
kismis, ini bisa dipakai
untuk membuat
setumpuk kue kismis di
akhir pekan. Lalu, aku
memasukkan tanganku
lagi, aku merasa ….
benarkah ini?? Aku
menariknya keluar ….
yaa …. ini baru, botol air
panas karet. Aku
menangis terharu.
Aku tidak meminta Tuhan
untuk mengirimkannya.
Aku tidak percaya bahwa
Dia benar-benar
melakukannya. Ruth ada
di barisan depan dari
anak2. Ia cepat2 maju,
sambil menangis, ” Jika
Tuhan mengirimkan
botolnya, Dia harus
mengirim bonekanya
juga!”
Sambil mengobrak-abrik
bagian bawah kotak, dia
menarik sesuatu yang
mungil, boneka bergaun
indah. Matanya berkilau!
Dia tidak pernah sangsi!
Sambil melihatku, dia
berkata : ” Dapatkah aku
pergi bersamamu &
memberikan boneka ini
kepada gadis kecil itu,
supaya dia tahu, Yesus
sangat mencintainya??
Ternyata parcel ini telah
dipersiapkan dan dikirim 5
bulan lalu. Di bungkus
oleh Siswa Kelas Hari
Mingguku, yang mana
saat mempersiapkan
parcel itu, Tuhan telah
memerintahkannya juga
untuk mengirimi botol air
panas walaupun di daerah
Tropis. Lalu salah satu dari
siswaku juga telah
memberikan boneka
untuk dikirimkan ke anak
Afrika – Dan itu semua
terjadi 5 bulan
sebelumnya, sebagai
jawaban dari doa seorang
anak gadis 10 tahun untuk
membawanya “sore itu”
(Yesaya 65:24)
“Maka sebelum mereka
memanggil, Aku sudah
menjawabnya; ketika
mereka sedang berbicara,
Aku sudah
mendengarkannya.”
(Doa 1 menit)
Doa yang mengagumkan
ini kurang dari 1 menit.
Ketika kamu menerima ini,
ucapkan doamu, dan
segalanya dapat kau
lakukan. Hanya cukup
kirimkan kepada semua
orang yang kamu
inginkan-tapi lakukan itu.
Doa adalah hadiah terbaik
yang kita terima. Tidak
perlu biaya tapi banyak
untungnya. Teruskan
doamu kepada orang lain.
” Bapa, aku memintamu
untuk memberkati teman-
temanku yang membaca
tulisan ini. Aku
memintaMu untuk
memberi semangat
kepada para Pelayan
Tuhan setiap saat. Dimana
ada kesesakan Kau berikan
damai dan kemurahanMu.
Dimana ada keraguan, Kau
perbaharui keyakinan
untuk bekerja diantara
mereka. Di saat lelah serta
letih, aku mohon supaya
Engkau memberikan
mereka pengertian,
bimbingan & kekuatan
supaya mereka selalu
belajar untuk taat kepada
PimpinanMu. Dimana
mereka merasa hanya
diam di tempat, aku
memohon kepadaMu
untuk menyatakan
keberadaanMu &
menggambarkan pada
mereka betapa indahnya
bergaul akrab denganMu.
Dimana ada ketakutan &
kekhawatiran, Nyatakan
kasihMu dan tunjukkan
kebesaranMu kepada
mereka. Saat dosa
menutupi mereka,
nyatakan itu, dan patahkan
belenggu yang melingkupi
kehidupan teman2ku.
Berkati keuangan mereka,
berikan mereka visi yang
besar, dan angkat para
pemimpin serta teman2
untuk mendukung &
mendorong mereka.
Berikan setiap mereka
penglihatan untuk
menunjukkan adanya
kekuatan jahat yang ada
disekitar mereka &
nyatakan kekuatan di
dalamMu untuk
mengalahkannya. Aku
berdoa padaMu di dalam
Nama Yesus.
Amin

2 Komentar leave one →
  1. Juni 7, 2011 4:41 am

    Numpang mampir & met knalšŸ˜€

    • Juni 7, 2011 6:50 am

      met kenal juga.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: