Skip to content

cerita sejarah perkembangan bahasa indonesia

Juni 6, 2011

Bahasa Indonesia adalah
bahasa resmi Republik
Indonesia sebagaimana
disebutkan dalam
Undang-Undang Dasar RI
1945, Pasal 36. Ia juga
merupakan bahasa
persatuan bangsa
Indonesia sebagaimana
disiratkan dalam Sumpah
Pemuda 28 Oktober 1928.
Meski demikian, hanya
sebagian kecil dari
penduduk Indonesia yang
benar-benar
menggunakannya sebagai
bahasa ibu karena dalam
percakapan sehari-hari
yang tidak resmi
masyarakat Indonesia
lebih suka menggunakan
bahasa daerahnya
masing-masing sebagai
bahasa ibu seperti bahasa
Melayu pasar, bahasa
Jawa, bahasa Sunda, dll.
Untuk sebagian besar
masyarakat Indonesia
lainnya, bahasa Indonesia
adalah bahasa kedua dan
untuk taraf resmi bahasa
Indonesia adalah bahasa
pertama. Bahasa
Indonesia merupakan
sebuah dialek bahasa
Melayu yang menjadi
bahasa resmi Republik
Indonesia.
Bahasa Indonesia
diresmikan pada
kemerdekaan Indonesia
tahun 1945. Bahasa
Indonesia merupakan
bahasa dinamis yang
hingga sekarang terus
menghasilkan kata-kata
baru, baik melalui
penciptaan, maupun
penyerapan dari bahasa
daerah dan asing. Bahasa
Indonesia adalah dialek
baku dari bahasa Melayu
yang pokoknya dari
bahasa Melayu Riau
sebagaimana diungkapkan
oleh Ki Hajar Dewantara
dalam Kongres Bahasa
Indonesia I tahun 1939 di
Solo, Jawa Tengah, “jang
dinamakan ‘Bahasa
Indonesia’ jaitoe bahasa
Melajoe jang
soenggoehpoen pokoknja
berasal dari ‘Melajoe
Riaoe’, akan tetapi jang
soedah ditambah, dioebah
ataoe dikoerangi
menoeroet keperloean
zaman dan alam baharoe,
hingga bahasa itoe laloe
moedah dipakai oleh rakjat
di seloeroeh Indonesia;
pembaharoean bahasa
Melajoe hingga menjadi
bahasa Indonesia itoe
haroes dilakoekan oleh
kaoem ahli jang beralam
baharoe, ialah alam
kebangsaan Indonesia”.
atau sebagaimana
diungkapkan dalam
Kongres Bahasa Indonesia
II 1954 di Medan, Sumatra
Utara, “…bahwa asal
bahasa Indonesia ialah
bahasa Melaju. Dasar
bahasa Indonesia ialah
bahasa Melaju jang
disesuaikan dengan
pertumbuhannja dalam
masjarakat Indonesia”.
Secara sejarah, bahasa
Indonesia merupakan
salah satu dialek temporal
dari bahasa Melayu yang
struktur maupun
khazanahnya sebagian
besar masih sama atau
mirip dengan dialek-dialek
temporal terdahulu seperti
bahasa Melayu Klasik dan
bahasa Melayu Kuno.
Secara sosiologis, bolehlah
kita katakan bahwa bahasa
Indonesia baru dianggap
“lahir” atau diterima
keberadaannya pada
tanggal 28 Oktober 1928.
Secara yuridis, baru
tanggal 18 Agustus 1945
bahasa Indonesia secara
resmi diakui
keberadaannya.
Fonologi dan tata bahasa
dari bahasa Indonesia
cukuplah mudah. Dasar-
dasar yang penting untuk
komunikasi dasar dapat
dipelajari hanya dalam
kurun waktu beberapa
minggu. Bahasa Indonesia
merupakan bahasa yang
digunakan sebagai
penghantar pendidikan di
perguruan-perguruan di
Indonesia.

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: