Skip to content

cerita persahabatan abadi

Juni 6, 2011

Pagi hari saat aku
terbangun tiba-tiba ada
seseorang memanggil
namaku. Aku melihat
keluar. Ivan temanku
sudah menunggu diluar
rumah kakekku dia
mengajakku untuk
bermain bola basket.“Ayo
kita bermain basket ke
lapangan.” ajaknya
padaku. “Sekarang?”
tanyaku dengan sedikit
mengantuk.“Besok! Ya
sekarang!” jawabnya
dengan kesal.“Sebentar
aku cuci muka dulu.
Tunggu ya!”, “Iya tapi
cepat ya” pintanya.Setelah
aku cuci muka, kami pun
berangkat ke lapangan
yang tidak begitu jauh dari
rumah kakekku.“Wah
dingin ya.” kataku pada
temanku. “Cuma begini
aja dingin payah kamu.”
jawabnya.Setelah sampai
di lapangan ternyata
sudah ramai.“Ramai sekali
pulang aja males nih kalau
ramai.” ajakku padanya.
“Ah! Dasarnya kamu aja
males ngajak pulang!”,
“Kita ikut main saja
dengan orang-orang
disini.” paksanya. “Males
ah! Kamu aja sana aku
tunggu disini nanti aku
nyusul.” jawabku malas.
“Terserah kamu aja deh.”
jawabnya sambil berlari
kearah orang-orang yang
sedang bermain
basket.“Ano!” seseorang
teriak memanggil namaku.
Aku langsung mencari
siapa yang memanggilku.
Tiba-tiba seorang gadis
menghampiriku dengan
tersenyum manis.
Sepertinya aku
mengenalnya. Setelah dia
mendekat aku baru ingat.
“Bella?” tanya dalam hati
penuh keheranan. Bella
adalah teman satu SD
denganku dulu, kami
sudah tidak pernah
bertemu lagi sejak kami
lulus 3 tahun lalu. Bukan
hanya itu Bella juga pindah
ke Bandung ikut orang
tuanya yang bekerja
disana.“Hai masih ingat
aku nggak?” tanyanya
padaku. “Bella kan?”
tanyaku padanya. “Yupz!”
jawabnya sambil
tersenyum padaku.
Setelah kami ngobrol
tentang kabarnya aku pun
memanggil Ivan.“Van!
Sini” panggilku pada Ivan
yang sedang asyik
bermain basket.“Apa
lagi?” tanyanya padaku
dengan malas. “Ada yang
dateng” jawabku.
“Siapa?”tanyanya lagi,
“Bella!” jawabku dengan
sedikit teriak karena di
lapangan sangat berisik.
“Siapa? Nggak
kedengeran!”. “Sini dulu
aja pasti kamu seneng!”.
Akhirnya Ivan pun datang
menghampiri aku dan
Bella.Dengan heran ia
melihat kearah kami.
Ketika ia sampai dia heran
melihat Bella yang tiba-tiba
menyapanya. “Bela?”
tanyanya sedikit kaget
melihat Bella yang sedikit
berubah.“Kenapa kok
tumben ke Jogja? Kangen
ya sama aku?” tanya Ivan
pada Bela. “Ye GR! Dia tu
kesini mau ketemu aku”
jawabku sambil menatap
wajah Bela yang sudah
berbeda dari 3 tahun lalu.
“Bukan aku kesini mau
jenguk nenekku.”
jawabnya. “Yah nggak
kangen dong sama kita.”
tanya Ivan sedikit lemas.
“Ya kangen dong kalian
kan sahabat ku.”
jawabnya dengan
senyumnya yang
manis.Akhinya Bella
mengajak kami kerumah
neneknya. Kami berdua
langsung setuju dengan
ajakan Bela. Ketika kami
sampai di rumah Bela ada
seorang anak laki-laki yang
kira-kira masih berumur 4
tahun.“Bell, ini siapa?”
tanyaku kepadanya.
“Kamu lupa ya ini kan
Dafa! Adikku.” jawabnya.
“Oh iya aku lupa! Sekarang
udah besar ya.”. “Dasar
pikun!” ejek Ivan padaku.
“Emangnya kamu inget
tadi?” tanyaku pada Ivan.
“Nggak sih!” jawabnya
malu. “Ye sama aja!”.
“Biarin aja!”. “Udah-udah
jangan pada ribut terus.”
Bella keluar dari rumah
membawa minuman.“Eh
nanti sore kalian mau
nganterin aku ke mall
nggak?” tanyanya pada
kami berdua. “Kalau aku
jelas mau dong! Kalau
Ivan tau!” jawabku tanpa
pikir panjang. “Ye kalau
buat Bella aja langsung
mau, tapi kalau aku yang
ajak susah banget.” ejek
Ivan padaku. “Maaf banget
Bell, aku nggak bisa aku
ada latihan nge-band.”
jawabnya kepada Bella.
“Oh gitu ya! Ya udah no
nanti kamu kerumahku
jam 4 sore ya!” kata Bella
padaku. “Ok deh!”
jawabku cepat.Saat yang
aku tunggu udah dateng,
setelah dandan biar bikin
Bella terkesan dan pamit
keorang tuaku aku
langsung berangkat ke
rumah nenek Bella.
Sampai dirumah Bella aku
mengetuk pintu dan
mengucap salam ibu Bella
pun keluar dan
mempersilahkan aku
masuk. “Eh ano sini
masuk dulu! Bellanya baru
siap-siap.” kata beliau
ramah. “Iya tante!”
jawabku sambil masuk
kedalam rumah. Ibu Bella
tante Vivi memang sudah
kenal padaku karena aku
memang sering main
kerumah Bella.“Bella ini
Ano udah dateng” panggil
tante Vivi kepada Bella.
“Iya ma bentar lagi” teriak
Bella dari kamarnya.
Setelah selesai siap-siap
Bella keluar dari kamar,
aku terpesona melihatnya.
“Udah siap ayo
berangkat!” ajaknya
padaku.Setelah pamit
untuk pergi aku dan Bella
pun langsung berangkat.
Dari tadi pandanganku tak
pernah lepas dari Bella.
“Ano kenapa? Kok dari tadi
ngeliatin aku terus ada
yang aneh?” tanyanya
kepadaku. “Eh nggak apa-
apa kok!” jawabku
kaget.Kami pun sampai di
tempat tujuan. Kami naik
ke lantai atas untuk
mencari barang-barang
yang diperlukan Bella.
Setelah selesai mencari-
cari barang yang
diperlukan Bella kami pun
memtuskan untuk
langsung pulang
kerumah. Sampai
dirumah Bella aku disuruh
mampir oleh tante Vivi.
“Ayo Ano mampir dulu
pasti capek kan?” ajak
tante Vivi padaku. “Ya
tante.” jawabku pada tante
Vivi.Setelah waktu kurasa
sudah malam aku
meminta ijin pulang.
Sampai dirumah aku
langsung masuk kekamar
untuk ganti baju. Setelah
aku ganti baju aku makan
malam.“Kemana aja tadi
sama Bella?” tanya ibuku
padaku. “Dari jalan-jalan!”
jawabku sambil
melanjutkan makan.
Selesai makan aku
langsung menuju
kekamar untuk tidur.
Tetapi aku terus
memikirkan Bella. Kayanya
aku suka deh sama Bella.
“Nggak! Nggak boleh aku
masih kelas 3 SMP, aku
masih harus belajar.”
bisikku dalam hati.Satu
minggu berlalu, aku masih
tetap kepikiran Bella terus.
Akhirnya sore harinya
Bella harus kembali ke
Bandung lagi. Aku dan
Ivan datang kerumah
Bella. Akhirnya keluarga
Bella siap untuk berangkat.
Pada saat itu aku
mengatakan kalau aku
suka pada Bella.“Bella aku
suka kamu! Kamu mau
nggak kamu jadi pacarku”
kataku gugup.“Maaf ano
aku nggak bisa kita masih
kecil!” jawabnya padaku.
“Kita lebih baik Sahabatan
kaya dulu lagi aja!”Aku
memberinya hadiah
kenang-kenangan
untuknya sebuah kalung.
Dan akhirnya Bella dan
keluarganya berangkat ke
Bandung. Walaupun
sedikit kecewa aku tetap
merasa beruntung
memiliki sahabat seperti
Bella. Aku berharap
persahabatan kami terusjj55

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: